Suara.com - Bank Riau dan Kepulauan Riau (BRK) membuka peluang bagi para anggota DPRD tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang ingin meminjam uang tunai hingga Rp500 juta dengan jaminan surat kerja (SK) mereka.
"Pemberian kredit bisa 50 sampai 60 persen dari gaji dan pemasukan rutin," kata Humas BRK, Wahyudi kepada Antara di Pekanbaru, Selasa (16/9/2014).
Ia mengatakan, pinjaman tunai tersebut bisa direalisasikan di tiap cabang yang ada di berbagai daerah kabupaten/kota di Provinsi Riau dan Kepri. Wahyudi menjelaskan, kemudahan mendapatkan kredit tunai bagi legislator sama dengan pegawai negeri sipil (PNS), tidak ada yang lebih khusus dari itu.
"Mereka (legislator) berhak untuk mendapatkan kredit tunai karena penggajian mereka melalui BRK," katanya.
Sebelumnya dikabarkan, sejumlah anggota DPRD Riau dan kabupaten/kota telah menggadaikan SK mereka untuk mendapatkan kredit uang tunai di perusahaan perbankan termasuk di BRK.
Hal itu dilakukan untuk menutupi biaya selama kampanye dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Namun Humas BRK, Wahyudi menyatakan tidak mengetahui jumlah pasti legislator yang telah menggadaikan SK untuk mendapatkan kredit uang tunai.
"Jumlah atau datanya itu berada di masing-masing cabang. Kalau di Kantor Pusat tidak ada," katanya.
Sekretaris DPRD Riau, Zulkarnain Kadir mengatakan, pihaknya juga tidak mengetahui secara persis siapa-siapa saja yang telah mengajukan pinjaman ke perbankan dengan menggadaikan SK.
"Itu hak mereka dan tidak merugikan pihak bank juga," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi