Suara.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membantah kabar kedatangannya ke Jakarta pada Selasa (16/9/2014) untuk membahas tawaran jabatan Menteri Lingkungan Hidup dari Presiden Terpilih Joko Widodo.
"Menteri apa? Menteri Lokalisasi atau Menlok ya," katanya sambil ketawa saat ditemui wartawan setelah rapat paripurna DPRD Surabaya, Rabu (17/9/2014).
Risma menjelaskan kedatangannya ke Jakarta untuk menerima dua penghargaan dan mengikuti rapat "mass rapid transit" (MRT) atau angkutan massal cepat (AMC) di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
"Pagi saya dapat penghargaan, siang saya rapat dengan Bappenas soal MRT dan malam saya dapat penghargaan lagi," katanya.
Mengenai tawaran menteri, Risma sudah menyampaikan ke Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri bahwa ada pekerjaan rumah di Surabaya yang belum diselesaikan.
"Bu Mega sepakat soal itu. Jadi, jangan buat isu lagi, karena saya ke Jakarta untuk menerima penghargaan bukan untuk itu," katanya.
Sebelumnya, Risma juga mengatakan tidak tertarik dengan posisi menteri dan juga tidak berniat untuk maju di Pilkada Surabaya 2015.
Saat ini, dirinya justru sedang memproses rencana kepindahan dirinya dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, ke kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sebagai dosen. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam