Suara.com - Hasil pantauan Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui satelit Terra dan Aqua menyebutkan bahwa jumlah titik panas di Provinsi Jambi bertambah dari 29 menjadi 46 titik panas.
Prakirawan BMKG Provinsi Jambi, Kurnianingsih, di Jambi Kamis (18/9/2014), mengatakan jumlah titik panas pada Rabu (17/9/2014) sebanyak 17 titik panas bertambah 29 menjadi 46 titik panas.
Akibat bertambahnya titik panas tersebut kabut asap semakin pekat dan terus menyelimuti Kota Jambi dengan jarak pandang sekitar seribu meter.
Hasil pantuan BMKG Jambi, melalui satelit Terra dan Aqua, pada 18 September disebutkan titik panas di wilayah Provinsi Jambi terdapat 46 titik yang tersebar pada lima kabupaten yakni di Muarojambi terdapat sepuluh titik panas yakni di kawasan Kumpeh dan sekitarnya.
Kemudian di Kabupaten Tebo hanya ada satu titik panas dan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dan Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) yang paling banyak masing-masing sebanyak 14 titik panas tersebar di beberapa kecamatan.
Sedangkan titik panas dari Provinsi Sumatera Selatan hari ini tercatat sebanyak 218 titik panas yang sebagian besar tersebar di Kabupaten Ogan Kombering Ilir (OKI) yang wilayahnya berdekatan dengan Provinsi Jambi.
Kota Jambi selama beberapa hari ke depan berpotensi besar mengalami kabut asap karena tiupan angin dari utara mengarah ke Kota Jambi.
BMKG Jambi juga mencatat hari ini untuk jarak pandang pada pukul 06.00 WIB tercatat sejauh 2.500 meter, kemudian pada pukul 07.00 WIB berjarak 1.500 meter dan pukul 08.00 WIB sejauh 2.700 meter, pukuk 09.00 WIB (2.500 meter), pukul 10.00 WIB jarak pandang sejauh 900 meter dan pada pukul 11.00 WIB sejauh seribu meter. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat