Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan Provinsi Riau masih aman dari ancaman bencana kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan.
"Masih aman, Riau minim titik panas," kata Kepala Bidang Data BNPB, Agus Wibowo kepada Antara di Pekanbaru, Sabtu (6/9/2014) siang.
Di Sumatera pada pukul 05.00 WIB, terdapat 97 titik panas (hotspot) berdasarkan pemantauan Satelit Terra dan Aqua yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, demikian Agus.
"Sementara di Riau terakhir tidak lagi terdeteksi titik panas," katanya.
BMKG menyatakan, cuaca Riau pada umumnya cerah hingga berawan, peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan terjadi pada siang, sore atau malam dan dini hari di wilayah Riau bagian Utara dan Barat.
Sementara BMKG juga menyatakan, visibilitas atau jarak pandang di Riau pada pukul 07.00 WIB masih berkisar antara empat hingga tujuh kilometer dan bandara masih aman untuk aktivitas penerbangan.
Agus mengatakan, saat ini BNPB sedang fokus untuk menangani persoalan kabut asap di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Terakhir dilaporkan kabut asap di daerah itu semakin parah dan masyarakat terpaksa menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara