Suara.com - Terdakwa kasus penerima gratifikasi dan pencucian uang proyek Hambalang, Bogor, Anas Urbaningrum menggelar doa bersama para pendukungnya sebelum menjalani persidangan dengan agenda pembacaan nota pembelaan.
Sejumlah pendukung Anas yang berasal dari beberapa perwakilan agama tersebut dalam doanya berharap agar Majelis Hakim Tipikor dapat memutuskan perkaranya degan seadil-adilnya.
"Ya Allah, semoga saudara kami, Anas, tetap kuat dan bersabar dalam kasus yang menimpanya, dan semoga Para Majelis Hakim dapat memutuskan perkara ini dengan seadil-adilnya," seru salah seorang saat memanjatkan doa di depan ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (18/9/2014).
Anas sendiri terlihat tampak sangat khusyuk mengikuti doa dari para pendukungnya.
Pendukung lainnya dari kelompok “Sahabat Anas” memadati area persidangan, baik di dalam maupun di luar ruangan sidang. Mereka berasal dari berbagai kalangan dan dari berbagai daerah, termasuk mahasiswa.
Mereka menggunakan atribut yang mencerminkan dukungan mereka kepada Mantan Ketua Umum Partai Demokrat tersebut dengan tulisan 'bebaskan Anas demi keadilan'.
"Hari ini ada yang datang dari Kalimantan, Sumatera, dan juga daerah-daerah sekitar Jakarta untuk memberikam dukungam kepada mas Anas," kata salah seorang pendukung, Andri, yang ditemui suara.com.
Sebelumnya Anas dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum KPK dengan pidana penjara selama 15 tahun. Anas dianggap terbukti melakukan pencucian uang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan