Suara.com - Hanya karena ingin memiliki gadget mutakhir, seorang mahasiswa asal Cina tega menjajakan kekasihnya sendiri ke lelaki hidung belang. Uang hasil menjual kekasihnya dikumpulkan untuk membeli iPhone 6.
Lelaki yang tak mau disebut namanya itu berdiri di pinggir jalan dekat kampus Shongjiang University di Shanghai sambil mengusung spanduk bertuliskan 'Berbagi Pacar'. Dia berusaha mencari lelaki yang mau mengeluarkan sejumlah uang untuk berkencan dengan kekasihnya.
Kencan yang ditawarkan lelaki tadi tak sebatas makan, belajar atau main games bareng. Kencan juga bisa berlanjut ke hubungan yang lebih intim. Harga yang ditawarkan untuk kencan 'aneh' itu mulai dari 10 yuan per hari hingga 500 yuan per bulan.
Untuk menggaet 'pelanggan', si lelaki tak sungkan menceritakan secara detil statistik vital, termasuk kelebihan fisik kekasihnya lewat foto yang dia simpan di telepon genggam. Jika serius, dia kemudian mengirimkan foto-foto yang jauh lebih menggoda.
Aksi konyol mendapatkan produk gadget Aple terbaru ini bukan yang pertama kali di Cina. Pada 2012, seorang remaja bahkan rela menjual ginjalnya demi membeli iPhone dan iPad. Lima orang ditangkap dan dijadikan tersangka di kasus ini.
Sebelumnya, Oktober lalu, seorang jaksa di Shanghai di bekuk aparat atas dugaan menjual bayi secara online. Uangnya, kata si jaksa, digunakan untuk membeli iPhone. (scmp.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?
-
Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng
-
BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?
-
Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah
-
Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut
-
Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu
-
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan