Suara.com - Relawan Sekretariat Nasional (Seknas) Jaringan Organisasi dan Komunikasi Warga Indonesia (Jokowi) menyodorkan sejumlah kriteria nama calon menteri yang pantas membantu pemerintahan Jokowi-JK lima tahun ke depan.
Hal itu disampaikan Presidium Seknas Jokowi, Hilmar Farid dalam konferensi pers hari ini, Jumat (19/9/2014).
Dia mengungkapkan kriteria calon mentri yang paling mendasar adalah bisa berkerja, namun Hilmar masih belum mau menyebutkan nama-nama calon menteri yang akan disampaikan ke Jokowi-Jk.
"Keriteria paling dasar bisa bekerja," ucapnya di Jalan Brawijaya Raya, Jakarta, Jumat (19/9/2014).
Tak hanya itu Seknas juga mengharapkan kriteria calon menteri sesuai dengan Nawa Cita atau sembilan agenda prioritas yang diusung oleh pasangan Jokowi-JK, dalam visi dan misinya sebagai pasangan Capres.
"Kedua setuju dengan agenda Nawa Cita. Intinya bisa bekerja, dan setuju pada agenda Nawa Cita, tanpa itu kita tak akan bisa melihat," kata Hilmar.
Hilmar mengaku kriteria 34 kabinet pemerintahan Jokowi-JK yang dibagi menjadi 18 dari kalangan profosional partai, dan 16 dari kalangan profesional partai dinilai sudah tepat.
"Saya kira orang yang dimaksut pak Jokowi terutama profesional, saya kira tidak pelu ditentangkan keduanya," kata Hilmar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!