Suara.com - Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) belum memberikan ucapan selamat kepada Prabowo Subianto, yang saat ini merangkap menjadi Ketua Umum Partai Gerindra.
Menurut JK, saat ini Prabowo hanya mengisi jabatan Ketua Umum sementara yang menggantikan ketua umum sebelumnya, Suhardi yang wafat lantaran sakit.
"Ya itu kan pejabat (sementara), kalau sudah tetap kita kasih selamat. Masih pejabat, Plt namanya," ujar JK di rumahnya, Minggu (21/9/2014).
JK mengatakan, dirinya baru akan mengucapkan selamat bila Prabowo sudah resmi dipilih oleh seluruh kader Partai Gerindra untuk menjadi pimpinan.
"Kalau dia ketua tetap seperti Bung Surya (Paloh) kita kasih selamat. Hehehe," kata JK.
Untuk diketahui, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto didaulat untuk merangkap jabatan dengan juga menjadi ketua umum Partai Gerindra. Prabowo akan menjabat sebagai ketua umum sementara Partai Gerindra hingga kongres Partai Gerindra yang pertama diadakan.
"Semua sepakat meminta kesediaan Pak Prabowo sebagai Ketua Dewan Pembina untuk merangkap sebagai ketua umum sementara Partai Gerindra," ujar Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, seusai menggelar Kongres Luar Biasa Partai Gerindra, yang digelar di Nusantara Polo Club, Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (20/9/2014).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029