Suara.com - Mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah dari DKI Jakarta masa bakti 2004-2009, Sarwono Kusumaatmadja menyatakan desakan pilkada dikembalikan ke DPRD hanya gertakan Koalisi Merah Putih terkait.
"Ini saya kira hanya tekanan politik saja untuk Pak Jokowi (meminta pilkada dikembalikan ke DPRD), emang konyol orang-orang ini. Ini hanya untuk menggertak," ucap Sarwono dalam diskusi bertemakan "Pilkada dan Menjaga Demokrasi Indonesia” di Jalan Pattimura No 9, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (21/9/2014).
Namun Sarwono menyatakan wajar apa yang dilakukan oleh beberapa partai politik yang berada di dalam Koalisi Merah Putih yang meminta agar pilkada dikembalikan ke DPRD.
"Biasalah, ada orang tawar menawar, menurut saya kalau emang begini jangan diteoriin," ujarnya.
Menurutnya banyak anggota partai politik yang ingin masuk kedalam kabinet dengan berbagai cara.
"Kan, orang ingin masuk kabinet misalnya, ingin punya programnya di kampung, sah-sah aja sih, tapi manufer-manufer dalam bidang politik praktis jangan di teorikan karena ini kebaca semua," kata Sarwono.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
BMKG: Jakarta Barat dan Jakarta Selatan Diprakirakan Hujan Sepanjang Hari
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Survei Indikator Politik: 70,7 Persen Masyarakat Dukung Kejagung Pamerkan Uang Hasil Korupsi
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Menkomdigi Meutya Minta Pers Jaga Akurasi di Tengah Disinformasi dan Tantangan AI
-
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara