Suara.com - Komisi Pemberantasan (KPK) meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menangguhkan pelantikan anggota DPR terpilih yang berstatus tersangka kasus korupsi.
KPK, Menurut Juru Bicaranya Johan Budi sudah melayangkan surat himbauan kepada KPU dengan mengemukakan dua alasan.
"Pertama: tidak etis rasanya kalau orang menduduki kursi DPR yang sakral dan terhormat itu sementara statusnya tersangka, kedua: kasus yang diurus KPK kalau tersangka maka siap ditahan, sehingga tidak mungkin jadi anggota DPR di tahanan," kata Johan di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakafta Selatan, Selasa (23/9/2014).
Meskipun sudah mengirimkan surat berupa himbauan dia tidak terlalu memikirkannya apakah diterima oleh KPU, karena itu adalah domainnya KPU dan DPR serta tidak melanggar Undang-undang.
Johan berharap agar himbauan yang dilayangkan KPK bisa diterima, karena KPU sendiri sudah mengusulkan kepada Presiden untuk menangguhkan pelantikan.
"Status tersangka DPR itu adalah domainnya KPU dan DPR, kita hanya menghimbau saja. Tapi, tadi pagi saya dengar KPU mengusulkan kepada presiden untuk menangguhkan pelantikan," tutupnya.
Seperti diketahui anggota DPR terpilih periode 2014-2019 akan dilantik pada 1 Oktober 2014 mendatang.
Dari lima ratusan anggota DPR terpilih tersebut, terdapat sejumlah anggota DPR yang menyandang status tersangka, diantaranya adalah Jero Wacik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan