Suara.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Amir Syamsudin mengatakan pelaksanaan intelijen dan pengawasan keimigrasian harus profesional karena merupakan instrumen penegakan hukum keimigrasian terpenting.
"Intelijen keimigrasian merupakan pendukung yang sangat strategis dalam pelaksanaan penegakan hukum keimigrasian," kata Amir saat membuka Penyuluhan Kebijakan Keimigrasian Terpusat 2014 di Jakarta, Selasa (23/9/2014).
Ia mengatakan kegiatan penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan merupakan antisipasi kemungkinan adanya pelanggaran dan tindak pidana keimigrasian.
Amir menambahkan pengawasan juga harus lebih optimal dalam pelaksanaannya oleh seluruh jajaran imigrasi.
"Teknologi informasi keimigrasian yang handal sangat mendukung penerapan tindakan administratif keimigrasian dan pro justisia," katanya.
Ia mengatakan keprofesionalan tersebut akan menarik masuknya investasi dan meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia," katanya.
Di akhir sambutan pembukaan acara tersebut Amir Syamsudin juga berpamitan karena akan mengakhiri masa jabatan sebagai Menteri Hukum dan HAM.
"Siapapun pemimpin Kementerian ini nantinya, dukunglah dengan sepenuh hati, laksanakan seluruh program yang telah ditetapkan dengan kesungguhan, semangat pengabdian," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK