Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy (Romy) urung diperiksa penyidik Polda Metro Jaya karena menghadiri Sidang Paripurna di gedung Dewan Perwakilan Rayat (DPR ).
Romy diperiksa sebagai korban atas laporannya terhadap mantan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA).
"Ya betul, Pak Romi berhalangan hadir karena ada Rapat Paripurna di DPR RI," kata Kuasa Hukum Romy, Hendra Herdiansyah di Jakarta, Kamis (25/9/2014).
Hendra menambahkan, pihak Romy pun meminta penjadwalan ulang terhadap penyidik untuk diperiksa di lain hari. Nantinya Romy akan diperiksa lebih mendalam sebagai korban, soal materi laporan perusakan di Kantor DPP PPP.
Sementara itu, penyidik sudah terlebih dahulu memeriksa Hendra. Ia diperiksa pada Rabu (24/9/2014) kemarin. Pasalnya, Hendra yang mewakili Romy membuat laporan polisi.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romy) sudah melaporkan secara resmi Suryadharma Ali (SDA) atas tindakan pendudukan kantor DPP PPP ke Polda Metro Jaya. Dengan Laporan Polisi Nomor: LP/3348/IX/2014/PMJ/DitReskrimum tanggal 17 September 2014.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam