Suara.com - Gabungan massa dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), dan (FIS) Front Indonesia Semesta, melakukan unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undangan (RUU) Pemilihakan Kepala Daerah (Pilkada) di Depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
"Inalillahiwainailaihi Rojiun telah berpulang Partai Keadilan Sejahtera, Inalillahiwainailaihi Rojiun telah berpulang Partai Golongan Karya, Inalillahiwainailaihi Rojiun telah berpulang Partai Gerakan Indonesia Raya," teriak orator, Kamis (25/9/2014).
Menurutnya, partai-partai tersebut telah mati karena mendukung pilkada dilakukan oleh DPRD.
Sementara itu, beberapa massa memilih turun ke jalan karena tidak ada perwakilan anggota DPR menemui mereka.
Sempat terjadi aksi saling dorong antara polisi sabhara dengan massa, polisi menghalau massa untuk menduduki jalan. Selain aksi dorong, massa melempar botol minuman mineral ke barisan polisi.
"Semoga suara kita menggema ke telinga wakil-wakil rakyat yang ada di dalam, semoga pendengaran mereka ditajamkan," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi