Suara.com - Dua bersaudara Sophie dan Alice Holloway punya misi khusus berkeliling ke kampus-kampus di Inggris, misi itu adalah memberi kursus orgasme gratis buat para mahasiswa lelaki untuk menyenangkan perempuan.
Tak tanggung-tanggung, Sophie dan Alice bahkan mampir ke kampus beken yang diisi para jenius di Cambridge, Birmingham, dan Royal Holloway.
Saking seriusnya lagi, dua bersaudara ini bahkan sengaja membuat buku panduan cara membuat perempuan orgasme yang disusun dalam sepuluh halaman.
Aksi ini rupanya sebuah proyek utama mereka yang dijuluki “Ladies Come First” untuk melawan dugaan orang kalau hanya 30 persen perempuan yang bisa merasakan orgasme.
Sophie dan Alice juga sengaja membuat laman khusus untuk menyebarkan konsep panduan mereka yang berisi seputar cara-cara yang membantu perempuan orgasme, seperti komunikasi, keterikatan, kesenangan, dan batasan tubuh.
Dalam pesan di lamannya mereka meminta agar para mahasiswa tidak mengabaikan pasangan dan menyarankan agar andalah para lelaki yang harus bisa jadi pemecah masalahnya.
“Ladies Come First adalah untuk mendorong orang menikmati sex, dan siapa juga yang tak menginginkannya?” kata mereka. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR