Suara.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menyatakan, keinginan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pengajuan Perpu merupakan keinginannya sendiri dan bukan desakan dari pihak manapun.
"Perpu ini pun bukan atas desakan dari pihak kanan atau kiri. Perpu ini atas inisiatif Pak SBY, kecewa karena pilkada melalui DPRD. Karena beliau menginginkan Pilkada langsung dengan sepuluh perbaikan," kata Nurhayati di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2014).
Selain itu ia juga mengaku, Ketum Demokrat dalam mengajukan Perpu belum memikirkan diterima atau tidak diterima oleh DPR. Namun Nurhayati mengaku optimistis Perpu dapat diterima lantaran menurutnya PD dalam memperjuangkan aspirasi rakyat memilih pilkada secara langsung sesuai dengan keinginan rakyat.
"Kita tidak bicara mengenai (menang kalah) tapi kami ada di tengah-tengah, kami ada bersama rakyat, tidak ke kanan atau ke kiri," kata Nurhayati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke
-
Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat
-
Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?
-
Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik
-
5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Cancer Pria, Hangat di Balik Kesan yang Misterius