Suara.com - Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menilai proses pengambilan keputusan paket pimpinan DPR dalam sidang paripurna, Kamis (2/10/2014) hari ini, berjalan demokratis.
"Banyak yang menyampaikan pendapat berbeda, kami hargai," kata putra bungsu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono usai rapat paripurna di gedung DPR, Jakarta.
Setelah susunan pimpinan DPR disahkan, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat itu berharap fraksinya dapat bekerja sebaik-baiknya dan menjadi penyimbang kebijakan pemerintahan.
Nama Ibas sebelumnya diusulkan menjadi Wakil Ketua DPR, namun kalah kuat dengan nama rekan separtainya, Agus Hermanto. Ibas mengaku tidak memasalahkan hal itu.
"Yang jelas menjadi usulan Demokrat, memiliki 61 anggota yang sama. Yang diputuskan dan diberikan amanah adalah Agus," kata Ibas.
Terkait dengan empat fraksi yang memutuskan walk out saat pengambilan keputusan paket pimpinan DPR, Ibas mengatakan langkah tersebut merupakan hak mereka.
"Kami kembalikan ke mereka. Ini hak masing-masing parpol. Sesuai dengan tatib (tata tertib) yang berlaku, proses pengambilan sumpah harus seperti yang berlaku," katanya.
Ketika ditanya apakah Partai Demokrat telah menjadi anggota Koalisi Merah Putih karena menerima paket pimpinan DPR? Secara diplomatis, ia mengatakan partainya masih menjadi penyeimbang.
Terkait dengan hubungan Partai Demokrat dan PDI Perjuangan yang belakangan memburuk, terutama dalam memperjuangkan sistem pilkada langsung, ia mengatakan itu bukan soal kegagalan komunikasi.
"Tidak ada istilah gagal. Siapa pun pemimpin di negeri ini saling menghargai. SBY menghargai Mega dan sebaliknya. Saya pun menghargai yang ada di PDI Perjuangan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029