Suara.com - Perselisihan yang masih terjadi antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disayangkan berbagai kalangan. Salah satunya, Ketua Harian DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan.
Menurut Syarief, jika SBY dan Megawati dapat bersilaturahmi akan sangat baik untuk kepentingan Indonesia, terutama dari segi politik yang sedang terjadi di Tanah Air sekarang.
"Kalau keduanya (Mega dan SBY) saling bersilaturahmi, akan sangat bangus untuk bangsa ini," ujar Syarief, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2014).
Namun lebih jauh, Syarief menyampaikan bahwa keduanya pasti akan bertemu.
"Ya, kan 10 tahun sudah menunggu. Jadi memang kalau dua-duanya ketemu, ya, bagus. Ini kan kedua-duanya pemimpin bangsa. Tinggal timing-nya saja," ujarnya.
Sementara, saat dikonfirmasi pernyataan dari tokoh PDI Perjuangan yang menilai SBY-lah yang masih tidak mau bertemu untuk menyelesaikan masalah, Syarief hanya menanggapi dingin.
"Tentu masing-masing punya alasan tersendiri. Saya pikir, membangun bangsa ini tidak bisa sendiri. Membangun bangsa harus (lewat) kebersamaan. Ada kebersamaan tinggi dan rata-rata. Yang terpenting bagi bangsa, kebijakan politik terhadap bangsa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani
-
Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk
-
Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan
-
Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS
-
Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!
-
Pramono Wanti-Wanti Dampak El Nino, Pemangkasan Pohon Bakal Dikebut
-
Omzet Miliaran! Bareskrim Bongkar Jaringan Gas N2O Whip Pink di 12 Kota