Suara.com - Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Anna Muawanah, mengaku siap mengadukan pimpinan sementara DPR yang memimpin sidang dalam pemilihan Ketua DPR beberapa hari lalu, kepada Badan Kehormatan DPR. Hal ini disampaikan Anna, lantaran aspirasinya dalam sidang tersebut sengaja diabaikan oleh pimpinan sidang DPR termuda dan tertua tersebut.
"Kami di dalam forum itu hampir tidak mendapat kesempatan untuk menyampaikan aspirasi kami. Beberapa kali kami meminta interupsi, tetapi dapat disaksikan, pimpinan sidang sementara tidak pernah menghiraukan kami. Kami akan mengajukannya ke Badan Kehormatan," ungkap Anna di Jakarta Pusat, Sabtu (4/10/2014).
Namun begitu, menurut Anna pula, saat ini belum ada yang bisa dilakukan, karena Badan Kehormatan itu sendiri belum ada. Tapi Anna menambahkan, kedua pimpinan sementara sidang tersebut yang jelas dinilai telah melaggar kode etik, yang sudah tertuang dalam tata tertib yang sudah ada.
"Di DPR itu ada Badan Kehormatan, namun saat ini belum ada. Nanti setelah dibentuk, akan kita ajukan. Mungkin kita ajukan (pengaduannya) minggu depan," tambahnya.
Berita Terkait
-
DPR: Penggolongan Khusus UKT bagi Anak ASN Tidak Berangkat dari Realitas, Pemerintah Salah Persepsi
-
DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan
-
Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba
-
Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan
-
Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa
-
AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz
-
Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi
-
Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin
-
Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan
-
Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia