Suara.com - Seorang perempuan mualaf asal Texas, Amerika Serikat, mendapat kejutan luar biasa setelah berkicau soal keputusannya pindah keyakinan.
Jennifer Williams, begitu nama perempuan berambut pirang tersebut. Lewat akun Twitternya, Jennifer mengicaukan tentang keputusannya memeluk Islam.
"Saya membaca Quran (Al-Quran) untuk mempelajari terorisme, namun akhirnya saya memeluk Islam setelah memahami apa yang dikatakannya (isi Quran)," kicau Jennifer Williams yang memakau akun @jenn_ruth.
Jennifer adalah salah satu asisten riset soal terorisme di Institut Brookings. Ia memutuskan memeluk Islam tiga tahun lalu setelah intensif mempelajari Al-Quran sebagai bagian dari pekerjaannya di institut tersebut.
Jennifer membuat kicauan itu sebagai bagian dari kampanye tagar #MuslimApologies di Twitter. Kampanye tersebut dipakai oleh umat Islam di seluruh dunia untuk mengecam aksi sadis para ekstrimis, termasuk Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Di hari yang sama, dirinya mengunggah sebuah grafiti ISIS yang ia lihat di Washington D.C. Tujuannya, ia ingin memberitahukan temuan mengerikan itu kepada rekan sesama peneliti dan juga kepada pihak berwajib.
Namun, ia tidak menyangka, kicauannya itu berdampak besar. Hanya dalam waktu semalam, followernya yang semula hanya 60 orang, bertambah menjadi lebih dari 6.000 orang.
Uniknya, justru akun para ekstrimis-lah yang mem-follow dirinya, termasuk para Tweep yang pro-ISIS. Mereka menyangka, Jennifer adalah orang yang mendukung ISIS dan segala tindakannya.
Bahkan, ada seorang pendukung ISIs yang melamar Jennifer untuk menjadi istrinya. Setidaknya, melalui Twitter.
"@jenn_ruth Maukan kau menikah denganku? :)" kicau @Tanakah77.
Jennifer sempat membuat para followernya "sadar" bahwa dirinya bukanlah pengikut ISIS. Jennifer bahkan mencoba mempopulerkan tagar #NO2ISIS (tidak untuk ISIS) dan sejumlah kicauan anti teror lainnya. Namun, popularitasnya terus saja meningkat.
Ia juga mengatakan, "para teroris harus mengurangi kegiatan mereka di Twitter dan lebih banyak membaca Al-Quran". (NYdailynews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen