Suara.com - Gempuran dari udara yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat tidak membuat kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) gentar. Mereka terus melakuan serangan ke kota Kobane, dekat perbatasan Suriah dan Turki.
Serangan yang dilakukan secara masif itu membuat kota yang dihuni warga Kurdi itu hampir dipastikan jatuh ke tangan kelompok militan tersebut. Meski demikian, warga kota Kobane masih belum menyerah. Mereka masih melakukan perlawanan untuk mencegah masuknya pejuang ISIS ke wilayah mereka.
Tidak tanggung-tanggung, perempuan dan anak-anak juga angkat senjata dalam mempertahankan kota mereka. Dalam foto yang dipublikasikan oleh Dailymail, terlihat perempuan dan anak-anak tengah memegang senjata AK-47.
Mereka mengabaikan permintaan dari pemimpin Kurdi agar segera meninggalkan kota Kobane. Persenjataan warga Kobane kalah jauh dibandingkan kelompok ISIS yang menyerbu dengan menggunakan tank.
Serangan udara yang dilakukan dari udara hanya memperlambat pergerakan kelompok ISIS. Empat mobil tempur dan satu tank milik ISIS hancur akibat serangan udara itu. Namun, satu-satunya cara untuk mencegah agar kota Kobane tidak jatuh ke tangan ISIS adalah dengan melakukan perlawana dari darat.
Pemerintahan setempat mengakui, kota Kobane hanya tinggal menunggu waktu sebelum dikuasai kelompok ISIS. Pengumuman itu disampaikan bersamaan dengan disebarnya foto seorang perempuan dan anak-anak yang tengah memegang senjata di media sosial. (Dauilymail/USAToday)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen