Suara.com - Petugas Polsek Cilincing, Jakarta Utara membekuk dua orang calo Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Cilincing Marunda Rio Jambormias (34) dan Ahyadri (45) dengan modus mencatut nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
"Polisi mendapatkan laporan dari warga yang resah karena pelaku sudah sering menipu," kata Kepala Polsek Cilincing Komisaris Polisi Edi Purnawan di Jakarta Kamis (9/10/2014).
Edi menjelaskan, kedua tersangka mengaku sebagai orang dekat Ahok yang menawarkan dan mendapatkan hunian Rusunawa.
Ia mengungkapkan, pelaku menawarkan warga mendapatkan rusunawa dengan syarat menyetor uang kisaran Rp350 ribu hingga Rp6 juta per orang untuk biaya administratif.
Secara total, para pelaku mendapatkan Rp300 juta dari seluruh korban berjumlah sekitar 200 orang yang ditawarkan rusunawa. Usai menyetor uang biaya administrasi itu, para warga yang pesan rusunawa itu tidak mendapatkan tempat hunian.
Kepada korban, pelaku menjanjikan akan menyerahkan surat perjanjian untuk mendapatkan tempat di Blok C3 dan C4.
"Saat dikonfirmasi kepada pengelola Rusunawa ternyata Blok C3 dan C4 sudah penuh terisi warga Muara Baru yang menjadi korban banjir," ungkap Edi.
Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa tiga surat perjanjian palsu dan enam lembar kwitansi atas nama Forum Komunikasi Masyarakat Pesisir dan Nelayan (FKMPN).
Pelaku dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan juncto Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman penjara lebih dari lima tahun. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba