Suara.com - Video berisi rekaman penyiksaan terhadap seorang siswi Sekolah Dasar beredar di media sosial, Minggu (12/10/2014). Lokasinya diduga di wilayah Sumatera.
Dalam video berdurasi 1.52 menit tersebut terlihat seorang siswi berdiri di pojok ruangan dekat jendela. Ia tidak berdaya ketika ditendang dan dipukuli oleh beberapa siswa secara bergantian. Bahkan, ada siswi yang ikut menendangnya.
Terdengar ada yang berteriak, "terus, terus."
Siswi yang dianiaya terlihat hanya bisa sesekali menangkis tendangan keras sejumlah siswa. Siswi tersebut terdengar menangis sesenggukan. Tapi para penganiaya sepertinya tidak peduli.
Sedihnya bila menyaksikan video itu, ada pelaku yang ancang-ancang dulu sebelum menendang badan siswi berjilbab yang sudah bulan-bulanan.
Bahkan, ada juga yang meniru gaya bertinju saat menghujani musuh dengan rentetan bogem kemudian diakhiri dengan tinju sekencang-kencangnya.
Di ruangan tersebut ada sekitar delapan anak sekolah berseragam SD, atas putih bawahan merah. Sebagian di antaranya siswi yang semuanya mengenakan jilbab. Mereka terlihat tidak peduli, bahkan hanya menonton saja.
Siswi yang dianiaya sesekali mengelap air matanya dengan jilbab.
Video itu dibuat secara amatir. Belum diketahui siapa yang merekamnya, apakah siswa SD sendiri atau orang lain.
Berita Terkait
-
Koma Diduga Dianiaya Siswa Lain, Pengacara Korban Curiga Klaim MA As-Syafi'iyah Tebet soal CCTV Rusak
-
Kepsek SMPN 2 Cimanggu Dituduh Bela Pelaku Perundungan, Netizen: Mungkin Itu Jawab Pertanyaan Wartawan
-
Biodata dan Profil Wuri Handayani: Kepsek SMP 2 Cimanggu Sebut Pembully Cilacap Berbakat
-
7 Fakta Mantan Kepala Sekolah di Gresik Pukuli Belasan Siswi, Perkara Jajan di Luar Kantin
-
Satroni SMKN 1 Boedoet, Polisi Interogasi Guru Terduga Penganiaya Anak Anggota TNI
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut
-
Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente