Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) meminta maaf dan berpamitan di dalam acara pamitan dengan ribuan pengurus RT/RW, kelurahan dan kecamatan se-Jakarta di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/10/2014).
Dia meminta maaf lantaran tidak menuntaskan masa tugasnya sebagai Gubernur Jakarta selama lima tahun.
"Para ketua dan pengurus RT, RW dan seluruh pengurus penggerak PKK yang hadir. Pertama-tama saya ingin sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya dan saya telah selesai bertugas sampai hari ini pas dua tahun. Saya hanya manusia biasa yang penuh dengan kekurangan dan punya sedikit kelebihan," ujar Jokowi.
Jokowi juga menceritakan pengalamannya menjadi orang nomor satu di Jakarta dan menemui banyak persoalan-persoalan yang dihadapinya.
"Persoalan di Jakarta problemnya banyak sekali. Persoalan yang ada masih banyak sekali. Oleh sebab itu masih banyak hal yang perlu kita lakukan, gerakan, agar Jakarta sejajar dengan kota-kota besar lain yang ada di dunia," sambung Jokowi.
"Kita tidak ingin Jakarta dianggap sepele oleh kota lain, oleh negara lain, karena kita masih punya banyak persoialan," lanjutnya lagi.
Jokowi akan dilantik sebagai presiden pada Senin 20 Oktober 2014 mendatang. Jokowi-JK akan dilantik oleh MPR untuk menjadi presiden RI ke 7 setelah mengandaskan Prabowo dalam ajang Pilpres.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Survei Indikator Politik: 70,7 Persen Masyarakat Dukung Kejagung Pamerkan Uang Hasil Korupsi
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Menkomdigi Meutya Minta Pers Jaga Akurasi di Tengah Disinformasi dan Tantangan AI
-
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik atas MBG Tinggi, Kinerja BGN Jadi Penentu Keberlanjutan