Suara.com - Seorang polisi asal Cleburne, Texas, Amerika Serikat, merekam aksinya menembak seekor anjing sampai mati. Dalam rekaman tersebut, si polisi terlebih dahulu memanggil anjing malang itu sebelum akhirnya menembaknya dengan pistol.
Lansiran CBS Local, apa yang dilakukan si polisi bukan perbuatan iseng. Kabarnya, ia mendapat pengaduan dari warga setempat soal keberadaan tiga ekor anjing jenis pitbull yang bertingkah agresif. Bahkan, ketiganya kerap menunggu untuk menyerang warga yang hendak keluar dari kendaraannya.
Si polisi pun datang dan menembaki salah satunya hingga mati. Aksi tersebut direkamnya dengan sebuah kamera video. Apa yang dilakukan si polisi menuai kecaman.
Juru bicara Kepolisian Cleburne mengatakan, mereka sudah melihat video tersebut dan mengaku prihatin. Namun, menurutnya, video tersebut tidak mengungkap kejadian sebenarnya secara utuh.
Polisi tersebut disebutkan berupaya mengamankan ketiga anjing tersebut sampai petugas pengendali hewan liar datang. Namun, salah satu anjing tersebut justru menggeram dan mendekati si polisi.
Menyusul insiden tersebut, muncul sebuah laman Facebook bernama Justice for Maximus. Laman itu menggalang dukungan dari netizen untuk menuntut agar si polisi diskors. (Independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi