Suara.com - Seorang polisi asal Cleburne, Texas, Amerika Serikat, merekam aksinya menembak seekor anjing sampai mati. Dalam rekaman tersebut, si polisi terlebih dahulu memanggil anjing malang itu sebelum akhirnya menembaknya dengan pistol.
Lansiran CBS Local, apa yang dilakukan si polisi bukan perbuatan iseng. Kabarnya, ia mendapat pengaduan dari warga setempat soal keberadaan tiga ekor anjing jenis pitbull yang bertingkah agresif. Bahkan, ketiganya kerap menunggu untuk menyerang warga yang hendak keluar dari kendaraannya.
Si polisi pun datang dan menembaki salah satunya hingga mati. Aksi tersebut direkamnya dengan sebuah kamera video. Apa yang dilakukan si polisi menuai kecaman.
Juru bicara Kepolisian Cleburne mengatakan, mereka sudah melihat video tersebut dan mengaku prihatin. Namun, menurutnya, video tersebut tidak mengungkap kejadian sebenarnya secara utuh.
Polisi tersebut disebutkan berupaya mengamankan ketiga anjing tersebut sampai petugas pengendali hewan liar datang. Namun, salah satu anjing tersebut justru menggeram dan mendekati si polisi.
Menyusul insiden tersebut, muncul sebuah laman Facebook bernama Justice for Maximus. Laman itu menggalang dukungan dari netizen untuk menuntut agar si polisi diskors. (Independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang