Sekitar 25 bus memadati ruas jalan Jenderal Sudirman di depan Universitas Atmajaya sejak pukul 09.30 tadi.
Bus bus tersebut menurunkan ratusan orang yang tergabung dalam relawan Pro-Jokowi atau Projo. Mereka rencananya akan mengarak Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) hingga menuju Istana Presiden.
Relawan Jokowi ini mengenakan kaos berwarna putih dengan mengibarkan bendera merah bertuliskan Projo bergambar wajah sang presiden.
Sainah salah satu relawan mengaku telah bersiap sejak pukul 06.00 WIB dari rumahnya di Cawang khusus untuk menjadi saksi sejarah resminya Presiden RI ke-7 ini.
"Saya mah dari Cawang, ikut ini karena senang sama Jokowi dari sebelum gubernur. Dia orangnya sederhana. Kami akan kawal presiden sampai istana" ujar Sainah.
Relawan ini umumnya berasal dari daerah di sekitar Jakarta, meski demikian ada juga yang berasal dari Jawa Barat dan Jawa Tengah, Jawa Timur. Mereka berkumpul untuk merayakan kemenangan rakyat hari ini.
Sainah dan relawan lainnya berharap agar Jokowi dan JK bisa merealisasikan janjinya saat pemilu lalu. Namun jika Jokowi terbukti melenceng, mereka tak segan-segan untuk menggerakkan massa demi melakukan perlawanan.
"Yah kami berharap Jokowi bisa mensejahterakan masyarakat. Rakyat kecil didukung biar cari kerja gampang. Kita mah, apa kata Jokowi harus diikutin. Kalau jokowi melenceng kami akan bergerak," tutupnya.
Akibat relawan yang tumpah ruah ini tak ayal jalanan di sekitar kampus Atmajaya mengalami kemacetan yang cukup panjang. Ada juga para pekerja di sekitar lokasi yang penasaran dengan aksi relawan Jokowi ini. [Firsta Nodia]
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!
-
KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi