Suara.com - Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menyayangkan pidato pelantikan Presiden Joko Widodo tidak menyinggung capaian prestasi pemerintahan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Sayang pidato Pak Jokowi tidak menyinggung sedikit pun capaian prestasi di pemerintahan SBY, yang dapat dilanjutkan karena sudah baik dan menyempurnakannya," kata Herman di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/10/2014).
Herman mengatakan, capaian-capaian yang baik di era pemerintahan SBY tentunya akan dijadikan dasar menuju indonesia lebih baik. Hal itu menurut dia, diyakininya pasti ada capaian SBY berguna bagi Presiden Jokowi.
"Hal ini pula yang selalu saya yakini bahwa pasti ada capaian presiden sebelumnya yang dapat dilanjutkan dan bermanfaat bagi presiden selanjutnya," ujar Herman.
Selain itu, ia mengatakan pidato Presiden Jokowi dalam pelantikannya singkat dan mengandung pesan misi pemerintahan ke depan yang beorientasi pada petani, nelayan dan usaha kecil.
Menurut dia, berbicara potensi maritim Indonesia yang bisa menjadi sumber kejayaan bangsa.
"Namun jika kita tengok kebelakang semua ini sudah dilakukan oleh Pak SBY dan hasilnya bisa kita rasakan bersama," tegasnya. (Antara)
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP
-
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas
-
CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan
-
Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?
-
Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata
-
KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA
-
Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos
-
AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan
-
Anggota DPR Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Pati, Desak Pelaku Segera Ditangkap