Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diyakini akan mengeksekusi sandera asal Amerika, Peter Kassig hari ini, Rabu (22/10/2014). Hal itu diungkapkan dalam akun Twitter milk pendukung ISIS.
Apabila informasi itu benar, maka Kassig akan menjadi korban terakhir yang dipenggal oleh ISIS setelah Alan Henning, seorang warga negara Inggris yang bekerja di Suriah.
Dalam video yang dirilis awal bulan ini, ISIS memperlihatkan pemenggalan terhadap Henning dan menyebutkan bahwa Kassig akan menjadi korban berikutnya yang akan dieksekusi.
“Obama, anda telah membombardir area kami karena itu kami akan terus melakukan pemenggalan terhadap warga negara Anda,” kata anggota militan ISIS dalam video tersebut.
Kelompok ISIS diyakini menahan empat warga negara Amerika. Mereka meminta uang tebusan 6,6 juta dolar Amerika untuk membebaskan para sandera itu. Kassig adalah mantan prajurit Amerika yang berangkat ke Suriah pada 2013 untuk membantu pengungsi di negara itu. Dia tengah melakukan tugas itu saat ditangkap oleh kelompok militan tersebut.
Sejumlah pendukung ISIS telah menyebarluaskan kicauan dari akun @Saadalaqidy yang mengatakan,” Hari ini, Rabu adalah hari terakhir dari batas waktu pembebasan tentara Amerika, Kassig.” (IBTimes)
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!