Suara.com - Pebalap juara dunia MotoGP dua kali (2007 dan 2011) asal Australia, Casey Stoner, sudah menyatakan pensiun pada akhir musim balapan 2012 lalu. Tapi selama dua hari, mulai Rabu (29/10/2014) ini, dia akan menguji motor balap baru tim Honda di Sirkuit Motegi, Jepang. Apakah dia akan kembali membalap?
Seperti ramai diberitakan sejak beberapa hari lalu, mantan pebalap berusia 29 tahun itu terutama akan menguji motor RC213V terbaru Honda untuk musim 2015, di Jepang. Selain motor baru, dia juga disebut sekaligus akan menguji beberapa pasang ban terbaru produk Michelin untuk edisi 2016.
Tapi, soal apakah dia akan kembali membalap di MotoGP, Stoner justru menggelengkan kepala. Setidaknya, saat hadir di Sirkuit Phillip Island, di ajang GP Australia beberapa waktu lalu, Stoner sempat menegaskan bahwa yang ia lakukan ini hanyalah mengetes motor, tidak lebih.
"Pada titik ini, ini hanyalah tes satu kali jalan. Saya belum bicara lebih jauh soal kelanjutannya," ungkap Stoner, sebagaimana dikutip Fox Australia dari laporan Speed.
"Kami akan mengetes motor 2015 dengan menggunakan beberapa ban yang akan dirilis di masa mendatang, dan akan coba benar-benar mendapatkan pemahaman tentangnya," sambungnya.
Namun begitu, sama sekali tidak tertutup kemungkinan bahwa pebalap kelahiran Southport, Queensland, yang hobi memancing ini akan berubah pikiran. Setidaknya, hal itu sebagaimana sempat diutarakan oleh Vice President Honda Racing Corporation, Shuhei Nakamoto, beberapa waktu lalu.
"Casey adalah Casey, jadi, Anda tak akan pernah tahu," ujar Nakamoto pula. [Fox/News.com.au]
Berita Terkait
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
MotoGP Tes Buriram 2026: Fabio Quartararo Frustrasi dengan Mesin V4 Yamaha
-
Pukul Siswa hingga Tewas karena Disangka Balap Liar, Mabes Polri Pastikan Proses Pidana Bripka MS!
-
Ngabuburit dengan Balap Liar: Tradisi Semu yang Merenggut Nyawa
-
Nyawa Siswa MTs Melayang, Dihantam Helm Oknum Brimob di Maluku
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatera
-
Bripda Mesias Dipecat Tidak Hormat Usai Kasus Tewaskan Pelajar di Tual
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Bantah Laporan Awal, Polda Sulsel Pastikan Bripda Dirja Tewas Akibat Penganiayaan
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas