Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, mengusulkan dana anggaran pemilihan kepala daerah 2015 kepada pemerintah Kabupaten Musirawas sebesar Rp32 miliar.
Dana sebesar itu dengan estimasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilaksanakan dua putaran, namun nyatanya hanya disetujui Rp16 miliar, kata Humas KPU Musirawas Linoni, Sabtu (1/11/2014).
Meskipun masih menunggu instruksi KPU pusat untuk melakukan tahapan Pilkada, tapi dana anggaran harus sudah tersedia sehingga bila terjadi pemilihan langsung tinggal melakukan pelaksanaan di lapangan saja.
"Kita tetap masih menunggu keputusan KPU pusat untuk pelaksanaan pilkada tersebut, karena peraturan pengganti undang-undang (Perppu) diterbitkan presiden hingga saat ini belum disahkan DPR," ujarnya.
Melihat perkembangan di tingkat pusat, katanya bayak memprediksi akan terjadi pilkada langsung, namun hal itu bisa saja berubah karena hingga saat ini belum dibahas di tingkat pusat.
Meski demikian persiapan di daerah yang akan melakukan pemilihan kepala daerah (Bupati/wali kota) pada 2015 tetap sudah siap khususnya masalah anggaran.
Sekretaris KPU Musirawas Nainul Azmi memperkirakan, bila terjadi pilkada langsung dana yang disetujui pemerintah kabupaten itu dikhawatirkan tidak cukup.
Karena bila terjadi pilkada langsung akan banyak kegiatan dan logistik harus disediakan selama pelaksanaan Pilkada Musirawas pada 2015.
Contohnya, kata dia seperti pengadaan kertas suara, sewa komisariat, serta membayar gaji panitia lainnya, rencana kegiatan itu sama sekali belum dilakukan karena masih melihat Pilkada belum ada kejelasan baik langsung maupun tidak langsung, ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
-
Ungkap Bobroknya Pilkada Langsung, Pengamat Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
-
Berani Lawan Arus Sendirian, Mampukah PDIP Jegal Wacana Pilkada via DPRD di Parlemen?
-
Pilkada Langsung vs Lewat DPRD: PKS Masih Kaji, Ajak Semua Pihak Bahas dengan Kepala Dingin
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123