Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga melakukan "blusukan" ke Pasar Kuliner Pujasera Blok S, Jakarta Selatan, hari Sabtu (1/11/2014). Menteri yang baru dilantik 21 Oktober lalu itu meninjau perkembangan usaha para pelaku UKM makanan dan minuman di wilayah itu.
"Dengan melihat dan menyapa UKM dari dekat kita akan tahu apa persoalan dan kendala yang mereka hadapi," kata Menteri.
Mantan Wakil Gubernur Bali pada 2008-2013 itu mampir dan bertegur sapa dengan para pedagang. Salah satunya adalah penjual es buah bernama Budi.
Puspayoga sempat terkejut ketika Budi mengaku sanggup mengantongi omzet penjualan paling sedikit Rp12 juta per bulan dari hanya berjualan di sebuah kios kecil di kawasan itu.
Budi yang asli Boyolali, Jawa Tengah, itu mengaku bisa menjual rata-rata 100 mangkok es seharga Rp7.000 per porsi dalam sehari.
"Pendapatannya gede loh, ramai ya. Lumayan bisa buat sekolah anak," kata Puspayoga.
Saat blusukan, Puspayoga sempat makan bersama warga sekitar pasar tersebut dengan menu sate ayam dan semangkok es buah.
Bahkan Puspayoga sempat "nambah" semangkok bakso yang dijual seorang pedagang bernama Jaelani.
Puspayoga mengatakan, sebagai Menteri Koperasi dan UKM maka dirinya harus menjadi bagian dari pelaku UKM di manapun berada.
"Kita harus perjuangkan apa yang menjadi kebutuhan mereka, agar kita tahu apa maka kita harus selalu berada di dekat mereka," katanya.
Blusukan di Pasar Pujasera Blok S ini bukan yang pertama. Dini hari tadi, Puspayoga mengunjungi Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, bersama Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (Antara)
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan