Suara.com - Kelompok militan ISIS memaksa sesorang bayi yang belum bisa berjalan menendang kepala tentara suriah yang sudah putus dari jasadnya. Lelaki yang menggendong si bayi, berusaha memegang kaki anak tersebut dan mendorongnya kuat-kuat ke arah kepala si prajurit.
Di gambar tersebut, sang ayah yang diduga merupakan pendukung fanatik ISIS terlihat tersenyum puas melihat 'keberanian' bayinya menendang bangkai kepala tentara Suriah. Berulang kali dia terlihat menghentakkan kaki bayinya ke kepala si tentara.
Kepala ini diduga milik tentara pemerintah Suriah yang dieksekusi mati oleh militan ISIS. Dari gambar yang terlihat, kepala itu sudah cukup lama dilepas dan diduga dimutilasi dengan pisau. Di wajahnya terlihat banyak luka-luka.
Foto ini beredar setelah ISIS melakukan pembantaian terhadap kelompok aktifis RAQA. Di salah satu gambar, nampak anak-anak berkerumun mengelilingi mayat yang dipenggal dan disalib. Korban diduga salah satu kerabat pemimpin pemberontak bernama Zahran Alloush. (Mirror)
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?