Suara.com - Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic menghentikan debut impresif petenis Jepang, Kei Nishikori di babak semifinal ATP World Tour Finals. Di babak semifinal, Djokovic menang 6-1, 3-6 dan 6-0 dalam pertandingan yang digelar di O2 Arena, Sabtu (15/11/2014).
Petenis Serbia itu mendapatkan perlawanan ketat dari Nishikori di set kedua setelah menang mudah di set pertama. Pertandingan harus dilanjutkan dengan set ketiga setelah Nishikori menang 6-3 di set kedua.
Di set ketiga, Djokovic tidak memberikan satu angka pun kepada Nishikori dan menang mudah 6-0. Keadaan akan berbeda apabila Nishikori berhasil memanfaatkan dua kali break point yang diraihnya di gim pertama pada set ketiga.
Setelah menjalani pertarungan selama 1 jam dan 27 menit, Djokovic akhirnya mengakhiri mimpi Nishikori untuk menjadi petenis Asia pertama yang tampil di final ATP World Tour Finals.
Djokovic (27 tahun) sudah memastikan tetap sebagai petenis nomor satu dunia hingga kahir tahun. Di babak final, Djokovic akan menanti pemenang antara Roger Federer melawan Wawrinka.
Apabila bisa menjadi juara, Djokovic akan menjadi petenis pertama setelah Ivan Lendl yang bisa menjadi juara ATP World Tour Finals sebanyak tiga kali beruntun. Lendl melakukan itu pada 1985 hingga 1987. Sedangkan Djokovic adalah juara ATP World Tour pada 2012 dan 2013. (Reuters)
Berita Terkait
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Debut Manis Novak Djokovic di Athena, Alejandro Tabilo Tak Berkutik
-
Serbia Pastikan Novak Djokovic akan Bermain di Olimpiade 2024 Paris
-
Jannik Sinner Ambil Alih Peringkat 1 Dunia ATP dari Novak Djokovic
-
Novak Djokovic Raih Penghargaan Olahragawan Terbaik Dunia
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal
-
Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI