Suara.com - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan pimpinan DPR akan menandatangani perjanjian kesepakatan perdamaian antara Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih di Parlemen, Senin (17/11/2014) siang.
"Jadi rencana kami akan koordinasi dengan pimpinan kalau tidak ada perubahan, kalau sudah ada, jam 13.00 WIB atau jan 13.30 WIB, semua akan hadir untuk tindak lanjuti apa yang terjadi dalam MoU itu dan diimplementasikan dalam DPR," kata Taufik di gedung DPR.
Ketua DPR Setya Novanto menambahkan Koalisi Indonesia Hebat meminta sejumlah Pasal UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD nomor 17 tahun 2014 direvisi sebagai jalan islah dengan Koalisi Merah Putih. Pasal yang dimaksud adalah 74 ayat 4, 5, 98 ayat 6, 7, dan 8.
Setya mengatakan pengajuan pengubahan tersebut telah disetujui.
"Nah untuk pasal-pasal yang diminta oleh KIH setelah saya lihat tentu sudah disepakati oleh pihak-pihak maka ini hari mudah-mudahan, saya mohon doa kepada seluruh wartawan yang di sini mudah-mudahan ini bisa selesai dengan baik," kata Setya.
Selama ini, UU MD3 dianggap sebagai pangkal persoalan antara kedua koalisi. UU tersebut berimbas pada pembagian jatah kursi di DPR. Pertikaian tersebut sempat membuat Koalisi Indonesia Hebat membentuk pimpinan DPR tandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa
-
Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?
-
Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok
-
Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut