Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizak Bakrie sudah menyatakan kesediannya apabila Musyawarah Nasional partai berlambang beringin itu dipercepat dari Januari 2015 menjadi November 2014.
Juru bicara Partai Golkar, Tantowi Yahya mengatakan, Aburizal memberikan kewenangan penuh kepada peserta Rapimnas untuk menentukan kapan Munas Golkar akan dilangsungkan. Sebelumnya, Aburizal berharap Munas Partai Golkar tetap digelar pada Januari 2015
.
Tantowi menambahkan, secara hirarki keputusan yang diambil di dalam Rapimnas adalah keputusan tertinggi kedua setelah keputusan di Munas. Karena itu, Ketua Umum sekali pun tidak bisa mengintervensi hasil keputusan Rapimnas.
“Jadi, keputusan kapan Rapimnas Golkar digelar akan diambil dalam rapat komisi di Rapimnas nanti siang. Kemarin memang sudah ada usulan dari DPD dan juga ormas pendukung Partai Golkar agar Rapimnas dipercepat menjadi 30 November. DPP sebenarnya tidak masalah apabila Munas dipercepat menjadi tahun ini,” kata Tantowi Yahya ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (19/11/2014).
Kemarin,DPD Partai Golkar menginginkan Munas digelar pada 30 November 2014. Alasan Munas dipercepat adalah untuk menghindari konflik di antara calon Ketua Umum. Hal itu disampaikan dalam Rapimnas Partai Golkar hari pertama yang digelar di Yogyakarta, Selasa (18/11/2014).
Selain itu, DPD juga berharap percepatan Munas untuk membahas sejumlah masalah yang tengah terjadi saat ini seperti kenaikan harga BBM, koalisi Partai Golkar dalam Koalisi Merah Putih dan juga Perppu Pilkada. Sesuai hasil Munas di Riau, Golkar baru akan menggelar Munas lagi pada Januari 2015 dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah