News / Nasional
Rabu, 26 November 2014 | 08:51 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Politisi Partai Golkar Chairuman Harahap mengatakan Partai Golkar saat ini membutuhkan tokoh yang kuat untuk menjembatani perpecahan di internal partai. Mantan Ketua Komisi II DPR RI tersebut menyebut Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai orang yang tepat untuk menjadi mediator.

"Beliau cukup arif, selain itu beliau juga pernah menjadi ketua umum Partia Golkar," kata Chairuman kepada suara.com, Rabu (26/11/2014).

Menurut Chairuman, Jusuf Kalla memiliki wibawa untuk mengajak pihak-pihak di internal Partai Golkar yang sekarang sedang bertikai untuk duduk satu meja dan mencari jalan keluar.

"Nanti Pak Jusuf Kalla mengundang para pihak ini untuk bisa melakukan suatu dialog untuk kepentingan partai ke depan," kata Chairuman.

Chairuman yakin Jusuf Kalla akan bersedia bila diminta menjadi penengah.

Selasa (25/11/2014) kemarin, Jusuf Kalla sendiri sudah menyatakan bahwa ia akan menemui sejumlah senior Partai Golkar untuk menjadi penengah. Jusuf Kalla mengatakan beda pendapat itu biasa, tapi jangan sampai terjadi benturan fisik.

Seperti diketahui, saat ini Golkar pecah gara-gara rebutan kursi ketua umum. Kemarin, terjadi keributan lagi di kantor DPP Partai Golkar. Keributan terjadi saat dua kelompok massa Angkatan Muda Partai Golkar saling lempar batu di depan kantor DPP. Polisi sampai diterjunkan ke lokasi untuk mencegah bentrok susulan.

Keributan kembali terjadi sore hari ketika berlangsung rapat pleno. Itu terjadi ketika Wakil Ketua Umum Partai Golkar Theo L Sambuaga mengetok palu sebagai tanda Munas IX diselenggarakan tanggal 30 November 2014 di Bali. Peserta rapat yang merasa itu sebagai keputusan sepihak, langsung melempari pimpinan rapat dengan botol air mineral dan memecahkan gelas.

Presidium Penyelamat Partai Golkar saat ini dibentuk setelah kubu Aburizal Bakrie memutuskan akan menggelar Munas IX di Bali sebagaimana hasil Rapimnas di Yogyakarta baru-baru ini. Presidium ini diketuai oleh Wakil Ketua Umum Agung Laksono. Mereka berencana menyelenggarakan Munas IX secara terpisah dari Munas yang akan digelar kelompok Aburizal.

Presidium Penyelamat Partai Golkar akan menyelenggarakan Munas IX pada Januari 2015 di Jakarta sebagaimana yang diamanatkan oleh rapat pleno DPP terdahulu.

Tag

Load More