- Fraksi Partai Golkar DPR RI sedang menyeleksi beberapa kandidat untuk posisi Wakil Ketua Komisi III DPR yang kosong.
- Jabatan tersebut kosong setelah Sari Yuliati dilantik menjadi Wakil Ketua DPR RI; Sarmuji memimpin proses pemindaian nama.
- Penentuan kandidat harus anggota DPR dan memiliki wawasan memadai di bidang hukum, HAM, dan keamanan, diumumkan pekan depan.
Suara.com - Fraksi Partai Golkar DPR RI tengah menggodok nama untuk mengisi posisi Wakil Ketua Komisi III DPR yang saat ini masih kosong.
Jabatan tersebut sebelumnya ditinggalkan oleh Sari Yuliati yang kini telah dilantik sebagai Wakil Ketua DPR RI.
Ketua Fraksi Partai Golkar yang juga Sekjen Partai Golkar, M. Sarmuji, mengungkapkan bahwa pihaknya kekinian sedang melakukan pemindaian atau profiling terhadap sejumlah nama potensial untuk mengisi posisi pimpinan di komisi hukum tersebut.
"Masih profiling. Ada beberapa kandidat," ujar Sarmuji saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Ia menyebut setidaknya sudah ada dua hingga tiga nama yang masuk dalam radar penilaian fraksi.
Mengenai latar belakang calon tersebut, ia menegaskan bahwa kandidat tidak harus berasal dari anggota yang saat ini sudah duduk di Komisi III, namun tetap harus memenuhi kriteria utama partai.
"Ya mungkin dua atau tiga. Ya, bisa dari mana aja. Yang penting syaratnya kan satu, dia harus anggota DPR, bener nggak? Kalau nggak anggota DPR nggak bisa dong ya kan. Yang kedua, punya wawasan di bidang tugasnya Komisi III. Itu aja syaratnya," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa peluang terbuka bagi siapapun anggota DPR dari Fraksi Golkar, termasuk mereka yang baru terpilih pada periode ini, sejauh memiliki kapasitas yang memadai di bidang hukum, HAM, dan keamanan yang merupakan ruang lingkup Komisi III.
"Tentu ada syarat lain yang mungkin menjadi syarat tambahan, tetapi syarat utamanya dua tadi: satu, anggota DPR; dua, memiliki wawasan di bidang Komisi III," kata dia.
Baca Juga: DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
Terkait waktu penetapan, Sarmuji memberikan sinyal bahwa keputusan resmi akan diambil dalam waktu dekat.
Ia menyebut kemungkinan pengumuman dilakukan pada pekan depan, bertepatan dengan agenda rapat paripurna.
"Bisa minggu depan, bisa. Mungkin, mungkin (saat paripurna). Tapi nggak tahu nanti kita lihat ya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Hinca Pandjaitan Soroti Tambang Emas Ilegal, Dana Mengalir Hingga 992 T
-
Legislator PKS ke BNN: Jangan Biarkan 'Whip Pink' Makin Gila, Perlu Ditindak Tegas
-
Komisi IV DPR RI Soroti Overkapasitas Kapal di Pelabuhan Muara Angke, KKP Janji Segera Bereskan
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan