Suara.com - Sosial Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat peristiwa angin kencang yang terjadi Jumat (28/11/2014) sore menewaskan seorang warga dan merusak sedikitnya enam unit mobil di perkantoran pemerintah setempat.
"Peristiwa angin kencang pukul 15.00 WIB tadi menewaskan seorang wanita pemulung di Jala Muktar Tabrani, Perumahan Tytyan Kencana, Kelurahan Margamulya, Bekasi Utara," kata Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Agus Dharma di Bekasi, Jumat.
Menurutnya, korban teridentifikasi bernama Sartinem (47) yang tewas akibat tertimpa pohon palem yang ada di tepi jalan pada bagian kepala.
Korban saat itu tengah membawa gerobaknya, namun tiba-tiba sebuah pohon palem berdiameter 50 centimeter dan tinggi 3 meter tumbang terhempas angin kencang.
Korban merupakan warga Kaliabang Nangka, Kelurahan Pejuang, Medansatria, Kota Bekasi itu sempat terbangun, namun kemudian kembali jatuh dan meninggal.
Menurutnya, pohon tumbang akibat hempasan angin juga merusak enam unit mobil pribadi milik Pegawai Negeri Sipil (PNS) setempat yang terparkir di perkantoran Pemkota Bekasi, Jalan Ahmad Yani Nomor 1, Bekasi Selatan.
"Satu di antaranya rusak tertimpa lampu penerang jalan di dekat Balai Patriot. Sementara lima lainnya rusak tertimpa pohon di parkiran mobil," katanya.
Sejumlah fasilitas perkantoran Pemkot Bekasi juga rusak akibat diterjang angin.
"Kaca pintu masuk kantor Satpol PP juga pecah tertimpa batang pohon yang tumbang," ujarnya.
Dikatakan Agus, pihaknya hingga kini tengah mendata kerugian dan kemungkinan adanya korban lain dari musibah itu.
"Sejauh ini baru data itu yang masuk. Mungkin masih ada korban lain, kita masih data," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama
-
PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas
-
Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik
-
Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini
-
Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?
-
Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
-
Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026
-
Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI
-
Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif
-
Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum