News / Internasional
Rabu, 03 Desember 2014 | 03:32 WIB
Ilustrasi angkatan laut (Shutterstock).

Suara.com - Lebih dari 50 orang masih hilang hingga sehari setelah kapal nelayan Korea Selatan tenggelam di Laut Bering, lepas pantai wilayah Chukotka timur jauh Rusia.

Delapan orang yang terdiri dari pejabat Rusia, anggota kru Korea Selatan, tiga warga Filipina, dan tiga warga Indonesia, berhasil diselamatkan.

Pesawat-pesawat helikopter penyelamat AS yang bergabung dalam operasi pencarian belum berhasil menemukan semua korban, kata Perdana Menteri Korea Selatan Chung Hong-won.

Pemerintah Korea Selatan dan Sajo Industries, operator kapal, mengatakan ada 60 orang di kapal itu, termasuk 11 warga Korea Selatan, 13 orang Filipina, dan 35 orang Indonesia.

Artur Rets, kepala layanan penyelamatan maritim di pelabuhan timur Rusia Petropavlovsk-Kamchatsky, mengatakan bahwa catatan menunjukkan 62 orang di dalamnya.

"Ketika ikan sedang diangkut, kapal dihantam gelombang," kata Rets.

Kapal berumur 36 tahun itu adalah salah satu armada besar kapal yang dioperasikan oleh Sajo Industries, yang memiliki jumlah kapal penangkap ikan tuna terbesar di dunia. (Reuters)

Load More