Politisi senior partai Golkar sekaligus Ketua Umum Kosgoro, Agung Laksono mengungkapkan bahwa tiga organisasi masyarakat (ormas) pendiri Golongan Karya (Tri Karya) tetap menolak pelaksanaan dan hasil Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar di Bali.
"Kami menegaskan sikap pendiri tiga ormas Golkar, setelah kami melakukan pembahasan sebelum munas di Bali hingga saat ini, sikap Partai Golkar tidak berubah, menolak pelaksanaan dan menolak hasil Munas di Bali," ujar Agung dalam konferensi persnya di Media Lounge DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (3/12/2014).
Menurutnya, Munas Golkar yang diselenggarakan di Bali melanggar AD/ART partai dan inkonstitusional. Hasil munas juga dinilai tidak memiliki payung hukum yang kuat.
"Kami menolak," tegasnya
Agung menambahkan, pandangan Tri Karya ini merupakan pandangan dari pribadi, bukan dari pandangan ormas. Selain menolak Munas di Bali, Tri Karya juga mendukung penuh penyelenggaraan Munas Golkar pada bulan Januari tahun 2015 mendatang di Jakarta.
"Karena memiliki payung hukum dan berdasarkan hasil rapat pleno yang dipimpin bapak Aburizal Bakrie. Munas akan dilakukan terbuka demokratis dan sesuai AD/ART partai," imbuhnya.
Agung mengaku, sudah melakukan langkah-langkah yang dilakukan oleh tim penyelamat Partai Golkar dalam rangka menyelamatkan partai Golkar untuk ke depannya.
Tag
Berita Terkait
-
Isu Munaslub 'Hantui' Golkar, Idrus Marham Sebut Bukan Dari Istana Dalangnya
-
Kaleidoskop 2024: Dinamika Parpol di Tahun Politik, Golkar Dipimpin Bahlil, PDIP Takut Diawut-awut
-
Jokowi Ungkap Alasan Pakai Kemeja Kuning Saat Hadiri Penutupan Munas Golkar, Begini Katanya
-
Berkemeja Kuning, Jokowi Dan Prabowo Hadiri Penutupan Munas Golkar Malam Ini
-
Sah! Jadi Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia Terima Panji Kebesaran dan Ucapkan Ikrar Ini
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran
-
Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan
-
Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang