News / Metropolitan
Selasa, 03 Februari 2026 | 19:53 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno berencana meningkatkan pengembangan teknologi Planetarium Jakarta agar lebih prestisius.
  • Rencana pemutakhiran fasilitas edukasi astronomi di Taman Ismail Marzuki ini disampaikan pada Selasa, 3 Februari 2026.
  • Planetarium telah diaktifkan kembali sejak 23 Desember 2025 dengan integrasi teknologi Kecerdasan Buatan (AI).

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membeberkan rencana besarnya untuk membawa pengembangan teknologi Planetarium Jakarta ke level yang lebih prestisius.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh orang nomor dua di Jakarta itu saat ditemui awak media di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/2/2026).

Rano menjelaskan bahwa saat ini dirinya tengah merancang sebuah konsep besar guna memutakhirkan fasilitas edukasi astronomi yang berlokasi di Taman Ismail Marzuki tersebut.

"Yang sekarang saya sedang bantu konsep, yaitu bagaimana Planetarium mempunyai taraf yang lebih tinggi daripada yang sekarang," ujarnya.

Mantan pemeran "Si Doel" ini rupanya memiliki standar yang sangat tinggi dalam melakukan revitalisasi teknologi di pusat simulasi langit tersebut.

Ia tidak ragu membandingkan visi pengembangan Planetarium Jakarta dengan fasilitas serupa yang berada di pusat hiburan dunia, Las Vegas, Amerika Serikat.

"Kalau di Vegas itu, luar biasa yang namanya Planetarium itu," kata Rano Karno menambahkan.

Rano meyakini bahwa dengan konsep yang matang, fasilitas milik Pemprov DKI ini akan mampu bersaing di kancah internasional secara kualitas.

"Nanti sudah ke sana tingkatannya," tegas politisi PDIP tersebut.

Baca Juga: Jadi Magnet Liburan, Puluhan Ribu Pengunjung Serbu Planetarium TIM Selama Libur Nataru

Langkah ini sendiri merupakan kelanjutan dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menghidupkan kembali ikon wisata edukasi yang sempat terbengkalai itu.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mengaktifkan kembali Planetarium Jakarta sejak tanggal 23 Desember 2025 lalu.

Pengaktifan ini menjadi angin segar bagi warga Jakarta, mengingat fasilitas tersebut sempat berhenti beroperasi total sejak tahun 2020 akibat kerusakan komponen.

Kini, Planetarium pun sudah hadir dengan wajah baru yang lebih modern berkat integrasi teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Penerapan teknologi AI ini memungkinkan adanya interaksi dua arah secara langsung antara sistem simulasi astronomi dengan para pengunjung yang datang.

Load More