Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (3/12/2014). Di lembaga antikorupsi itu, Susi menyampaikan hasil publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) terkait "ilegal fishing", juga untuk melaporkan harga kekayaannya.
Meski begitu, kepada wartawan, Susi tidak menjelaskan secara detail total harta kekayaannya. Perempuan berparas manis itu cuma menyebut bahwa dirinya memiliki perusahaan yang bernilai triliunan.
"Cuma nyerahin itu saja, daftar kekayaan. Nggak tahu, soalnya nggak dibuka tadi. Kalau itu (setriliun) perusahaan iya," kata Susi saat keluar dari Gedung KPK di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (3/12/2014) malam.
Susi menjelaskan bahwa nilai triliunan bukan hanya berasal dari satu perusahaan, melainkan dari banyak perusahaan yang memang dimilikinya.
"Nggak tahu jumlahnya, Saya punya perusahaan banyak," kata Menteri yang bernampilan tomboi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK