Suara.com - Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan lahan yang dimiliki sejumlah BUMN bisa digunakan untuk pembangunan pembangkit listrik 35.000 mega watt.
"Diperkirakan butuh ribuan hektar untuk pembangunannya, dan diharapkan BUMN-BUMN yang memiliki tanah di beberapa lokasi seperti PTPN, dapat dimanfaatkan untuk pembangunannya," katanya usai menghadiri rakor Menko Perekonomian di Jakarta, Rabu (4/12/2014) malam.
Rini mengatakan bahwa kebutuhan lahan yang sangat luas tersebut karena tidak hanya untuk pembangunan power plant pembangkit listrik itu tetapi juga untuk transmisinya.
"Harus ada pemetaan yang jelas sehingga jalur transmisinya tersebut diketahui persis berapa yang harus diselesaikan," kata dia.
Selain pembangunan pembangkit listrik, Menteri Rini mengatakan bahwa dalam rakor tersebut juga membahas tentang kilang.
"Kemungkinan untuk pembangunan kilang yang akan datang mengenai public private partnership," katanya.
Ia mengatakan yang utama adalah partner dalam pembangunan kilang ini bisa memasok crude oil-nya dan berkomitmen membangun petro kimia.
"Menteri keuangan memberikan insentif jika bisa ada pembangunan kilang karena memang kita sangat memerlukan kilang," kata Rini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang
-
Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap
-
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film