Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR Didik Mukrianto menegaskan pihaknya akan terus melakukan lobi baik kepada Koalisi Indonesia Hebat maupun Koalisi Merah Putih untuk mendukung Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Pilkada.
"Kami akan terus berkomunikasi untuk mengajak KMP dan KIH agar bersama-sama mengedepankan harapan masyarakat, termasuk pilkada langsung dengan perbaikan sebagaimana yang dimaksud dalam Perppu," kata Didik.
Didik mengatakan rumor tentang KMP tidak mendukung Perppu Pilkada masih terlalu dini untuk disikapi, karena pembahasan Perppu baru akan dibahas setelah reses. Menurut dia sikap yang sesungguhnya baru akan diketahui setelah proses berjalan. Dan polemik dan wacana penolakan Perppu Pilkada tidak membuat surut F-Demokrat untuk terus memperjuangkan dan mendukung Perppu Pilkada.
"Apalagi sikap dari KIH sejak awal menginginkan pilkada langsung, kalkulasi matematik politik tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujarnya.
Didik menjelaskan pertarungan politik di DPR seharusnya merefleksikan apa yang menjadi kehendak masyarakat yang menginginkan pelaksanaan pilkada langsung.
Dia menilai masyarakat akan menjadi juri sekaligus hakim yang memutuskan, partai mana yang terus memperjuangkan aspirasi mereka dan partai mana yang hanya lips service.
"Pada saatnya nanti masyarakat juga yang akan memberikan penghargaan dan hukuman atas keputusan dan sikap politik dari parpol. Biarlah secara alamiah masyarakat menentukan sikap politik dan keputusan pilihannya," kata Didik.
Didik menegaskan posisi Fraksi Demokrat di DPR RI mendukung sepenuhnya Perppu sebagai representasi nilai perjuangan demokrasi yang utuh dan sesuai dengan harapan rakyat yang menginginkan proses demokratisasi berjalan transparan dan akuntabel. Selain itu, menurut dia, Perppu Pilkada bisa mendorong masyarakat untuk terus berkontribusi secara langsung memilih kepala daerah sesuai aspirasi dan hati nuraninya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie di sela penyelenggaraan Munas di Bali menginstruksikan meminta Fraksi Partai Golkar menolak Perppu Pilkada yang diterbitkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Menurut Aburizal jika Perppu itu ditolak, maka UU Pilkada akan berlaku kembali, hal itu sejalan dengan apa yang diperjuangkan Golkar bersama KMP. ARB juga meminta Fraksi Partai Golkar di DPR memperjuangkan revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) untuk memperkuat DPRD. (Antara)
Berita Terkait
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah
-
Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga
-
Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
-
Puan Buka Paripurna RAPBN 2027: Cuma 451 Anggota DPR yang Hadir
-
Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil