Setiap kecamatan di Kota Jianmen, Provinsi Guandong, Cina memiliki TV lokal yang digunakan sebagai pusat informasi bagi masyarakat setempat.
"Di Jianmen, tiap kecamatan ada satu TV lokal. Tapi siarannya hanya terbatas di kecamatan itu saja," kata Chief Editor Southern Radio Movie&TV Media Group, Jianmen Radio&TV Station, Xu Hong saat menemui perwakilan media dari Surabaya, Kamis (4/12/2014).
Menurut dia, di Jianmen hanya punya satu TV lokal yang sifatnya nasional yakni Southern Radio Movie&TV Media Group, Jianmen Radio&TV Station. Ia mengatakan media massa di Cina, termasuk media cetak dan elektronik ikut berperan dalam akses memberikan informasi ke masyarakat, baik itu pemberitaan maupun seni budaya.
"Media yang saya pimpin adalah media yang dibiayai pemerintah yang menayangkan informasi berita untuk masyarakat setempat. Kami juga menayangkan seni budaya yang ditonton masyarakat Jiangmen," ujarnya.
Tak hanya memberitakan isu-isu lokal, pihaknya juga memberitakan isu internasional termasuk berita pemilihan presiden (pilpres) Indonesia 2014.
Sementara itu, media massa di Kota Guangzhou, Provinsi Guandong kebanyakan lebih dominan menekankan pemberitaan seputar bidang seni budaya, dari pada berita politik dan pemerintahan.
"Kalau di media Guangzhou Daily, ada 15 halaman seputar bidang seni budaya dan 4 halaman berita umum (politik dan pemerintahan)," kata Pemimpin Redaksi Guangzhou Daily Press Group, Tian Xiaonping. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya
-
Kontroversi Abu Janda di TV, Pengamat Media: Industri Televisi Terjebak Sensasionalisme
-
Sidang Politik Terbesar China "Dua Sesi" Resmi Dimulai di Beijing
-
Tionghoa Indonesia Diminta Perkuat Identitas Nasional di Tengah Arus Investasi Asing
-
Potret Perayaan Imlek di Sejumlah Daerah di Indonesia
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
Terkini
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang
-
Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon
-
Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi
-
Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI
-
Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang
-
Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel
-
Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?