Suara.com - Jenazah sepasang kekasih ditemukan dengan kondisi tubuh saling berpelukan di sebuah kanal irigasi Sungai Besar di Selangor, Malaysia. Diduga, keduanya tercebur ke dalam kanal saat hujan deras turun di kawasan tersebut.
Kedua jenazah tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang pejalan kaki, hari Rabu (3/12/2014) pagi. Si pejalan kaki lalu melapor kepada polisi perihal penemuan mayat tersebut.
Belakangan diketahui bahwa sepasang muda-mudi tersebut adalah seorang lelaki berusia 21 tahun dan kekasihnya yang berumur 18 tahun. Polisi juga menemukan sepeda motor si pemuda di dasar kanal yang berjarak 50 meter dari jenazah keduanya.
Polisi menduga, keduanya sedang dalam perjalanan dengan sepeda motor saat tercebur ke dalam kanal. Mereka terakhir kali terlihat meninggalkan sebuah rumah di kawasan Kampung Nelayan hari Senin sekitar pukul 4 sore.
"Si pemuda sedang mengantarkan kekasihnya berangkat kerja. Ia bekerja di sebuah toko roti tak jauh dari rumah tersebut," kata Supt Nor Azmi dari kepolisian setempat.
"Kami menduga pasangan itu sedang dalam perjalanan pulang ke rumah di malam hari ketika motor si lelaki tergelincir dan tercebur ke dalam kanal," pungkas Azmi. (Asia One)
Tag
Berita Terkait
-
Dilaporkan Hilang, Seorang Warga Karawang Ditemukan Tewas di Tengah Banjir
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Geger Jasad Pria Misterius di TPU Bekasi Barat, Diduga Korban Pembunuhan
-
Pembunuhan di Rumah Angker
-
Misteri Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok, Ini 7 Fakta Terkini
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah
-
Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan
-
Korban Longsor Gunung Burangrang Bertambah jadi 10 Orang