- Jenazah pria ditemukan tergantung di pohon Unpad Jatinangor pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB oleh seorang saksi mata.
- Hasil pemeriksaan awal menunjukkan jenazah membusuk parah, diperkirakan telah meninggal sekitar tujuh hari sebelum penemuan.
- Polisi menyimpulkan sementara sebagai bunuh diri karena tidak ditemukan tanda kekerasan; korban dipastikan bukan civitas Unpad.
Suara.com - Kawasan pendidikan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mendadak gempar setelah ditemukannya sesosok jenazah pria dalam kondisi mengenaskan pada Kamis (19/2/2026).
Jasad tersebut ditemukan dalam posisi tergantung di dahan pohon yang berada di dalam area lingkungan kampus Universitas Padjadjaran (Unpad).
Penemuan mayat ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung memicu perhatian warga serta civitas akademika di sekitar lokasi.
Kepala Polsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas mengonfirmasi adanya laporan terkait peristiwa tersebut. Pihak kepolisian segera meluncur ke lokasi kejadian setelah mendapatkan informasi dari warga yang pertama kali melihat adanya kejanggalan di area pepohonan kawasan kampus tersebut.
“Saksi sekitar pukul 10.00 WIB melihat sesuatu yang tergantung. Setelah diperhatikan, ternyata seorang pria dalam kondisi gantung diri. Saksi kemudian melaporkan ke Polsek Jatinangor,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara, Kamis (19/2/2026).
Berdasarkan keterangan di lapangan, saksi mata yang sedang berjalan di sekitar lokasi penemuan awalnya tidak menyangka bahwa benda yang tergantung di dahan pohon adalah tubuh manusia.
Saksi melihat korban tergantung dengan menggunakan seutas tali tambang. Setelah menyadari situasi tersebut, saksi segera mencari bantuan dan melaporkan temuan itu kepada pihak berwajib di Polsek Jatinangor.
Tim kepolisian bersama Tim Inafis Polres Sumedang langsung melakukan prosedur identifikasi awal di tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan medis dan fisik di lokasi, petugas menemukan bahwa kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan yang cukup parah.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
Bagian wajah korban dilaporkan sudah sulit dikenali, sementara bagian tangan dan kaki jenazah sudah berubah warna menjadi hitam.
Berdasarkan analisis medis awal terhadap tingkat pembusukan jaringan tubuh, pihak kepolisian memperkirakan bahwa korban telah meninggal dunia sekitar tujuh hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga.
Hal ini menjelaskan aroma tidak sedap dan kondisi fisik jenazah yang sudah mulai rusak saat dievakuasi dari dahan pohon tersebut.
Mengenai penyebab kematian, Tim Inafis Polres Sumedang telah melakukan pemeriksaan menyeluruh pada permukaan tubuh korban.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka yang diakibatkan oleh kekerasan fisik atau benda tumpul maupun tajam sebelum korban tergantung.
Oleh karena itu, pihak kepolisian menyimpulkan sementara bahwa peristiwa ini merupakan murni tindakan bunuh diri.
Berita Terkait
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Viral CCTV Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora, Polisi Turun Tangan
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi
-
Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa
-
Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian