- Warga negara Jepang bernama Kaifuki Hiroaki (49) ditemukan meninggal di kamar hotel kawasan Gambir, Jakarta Pusat.
- Jasad korban ditemukan terlentang di tempat tidur pada Rabu pagi (18/2/2026) oleh rombongannya.
- Pemeriksaan awal oleh tim identifikasi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban tersebut.
Suara.com - Seorang warga negara Jepang, Kaifuki Hiroaki (49), ditemukan tewas di kamar hotel di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Korban diketahui tengah berada di Indonesia untuk kunjungan kerja ke pabrik Suzuki Indomobil di Tambun, Jawa Barat.
Kapolsek Metro Gambir AKBP Agus Ady Wijaya mengatakan jasad korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur pada Rabu (18/2/2026) pagi.
"Pada hari Rabu, 18 Februari 2026 telah ditemukan mayat seorang laki-laki WNA Jepang. Posisi terlentang di tempat tidur," kata Agus kepada wartawan, Jumat (20/2/2026).
Peristiwa itu bermula saat rombongan korban yang berjumlah 24 orang bersiap meninggalkan hotel untuk bertolak ke perusahaan tujuan di Tambun. Namun hingga waktu keberangkatan, Hiroaki tak kunjung turun ke lobi.
Sekitar pukul 07.55 WIB, agen perjalanan bersama petugas keamanan hotel dan seorang rekan korban berinisiatif mengecek ke kamar.
"Pintu sempat diketuk tetapi tidak ada jawaban," ujarnya.
Saat dicek, pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam. Pihak hotel kemudian membuka kamar tersebut dan mendapati korban sudah tak bernyawa.
Polisi memastikan dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban..
"Korban beserta rombongan rencananya akan melakukan kunjungan atau visit ke Suzuki Indomobil Tambun Jawa Barat. Hasil pengecekan awal luar tim identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," jelasnya.
Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Tergantung di Kawasan Kampus Unpad Jatinangor, Wajah Hancur Sulit Dikenali
Hingga kini, Polsek Metro Gambir masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Berita Terkait
-
Geger Penemuan Mayat Tergantung di Kawasan Kampus Unpad Jatinangor, Wajah Hancur Sulit Dikenali
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Beringas Ancam Wali Kota Bekasi Pakai Sajam, Pedagang Duta Harapan Akhirnya 'Ciut' Minta Maaf
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Serang Dihebohkan Kehadiran Verrell Bramasta dan Edison Sitorus
-
Ternyata Ini Penyebab Sukhoi TNI AU "Kebablasan" Keluar Landasan Saat Test Flight
-
Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng
-
Investor Ambil Cuan, IHSG Tersungkur Hari Ini Tapi Tetap di Level 6.500
-
10 Pantangan Feng Shui Dapur yang Sebaiknya Dihindari, dari Posisi Kompor hingga Sink
-
Apakah Lapisan Teflon Rice Cooker Terkelupas Berbahaya?
-
Staf Menhut Raja Juli Mangkir! KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Terkait Kasus Suap
-
Pemkot Makassar Libatkan Sapi Kelola Sampah Warga di TPA
-
Kisah Duka Nek Kurniati Tutup Usia Saat Ambil Beras Bantuan di Bogor
-
Cara Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Sampai Malaysia dan Singapura