Suara.com - Cina akan mengirim sebuah kapal perangn berisi air minum ke Maladewa, negara yang sedang mengalami krisis air bersih, demikian diberitakan kantor berita Xinhua seperti dikutip Reuters, Minggu (7/12/2014).
Sebelumnya dilaporkan bahwa Maladewa mengumumkan dalam kondisi darurat karena krisis air bersih, setelah pusat pengolahan air di Male, ibu kota negara itu terbakar. Akibatnya lebih dari 100.000 warga tidak bisa memeroleh air bersih.
Maladewa sudah meminta bantuan dari India, Sri Lanka, Amerika Serikat, dan Cina.
Kapal perang Cina itu akan membawa 960 ton air bersih, demikian kata Kementerian Pertahanan Cina. Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan bahwa 20 ton air bersih dalam botol sudah dikirim menggunakan pesawat sipil pada Sabtu (6/12/2014).
Sebelumnya India mengatakan akan mengirim lima pesawat berisi air bersih dan dua kapal berisi peralatan untuk memperbaiki pusat pengolahan air di Male.
Maladewa, negara yang terdiri dari 1.190 pulau karang, mengandalkan sektor pariwisata untuk membangun perekonomiannya. Setiap tahun dekitar 750.000 turis mengunjungi negara itu yang berpopulasi 400.000 jiwa itu. (Reuters)
Berita Terkait
-
Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok
-
Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya
-
Sidang Politik Terbesar China "Dua Sesi" Resmi Dimulai di Beijing
-
Tionghoa Indonesia Diminta Perkuat Identitas Nasional di Tengah Arus Investasi Asing
-
Krisis Air Bersih di Indonesia: Masalah Tahunan yang Belum Usai
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!
-
Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia
-
Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
-
RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap
-
Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia
-
Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3
-
YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat
-
Antisipasi Lonjakan ISPA, Sudinkes Jaksel Siagakan Puluhan Fasilitas Kesehatan dan Kader
-
Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir