Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar versi Munas di Jakarta, Leo Nababan, mengatakan partainya sudah melengkapi berkas yang diminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Besok, Jumat (12/12/2014) siang, kelengkapan susunan pengurus akan diserahkan ke kementerian.
"Ini akan diserahkan besok ke Kemenkumham. Besok siang sudah selesai persyaratan yang diharapkan kemenkumham," kata Ketua Bidang Komunikasi, Informasi dan Penggalangan Opini tersebut di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (11/12/2014).
Nama Ketua Dewan Pertimbangan Partai dan Mahkamah Partai juga sudah dilengkapi, yakni Siswono Yudhohusudo. Sedangkan Lawrence Siburian menjadi Ketua Mahkamah Partai.
Dia menambahkan hari ini tengah dilakukan rapat pleno untuk finalisasi departemen-departemen dan selanjutnya ditempatkan ke dalam kepengurusan partai.
"Saat ini masih pleno dan tinggal finalisasi di beberapa departemen saja," ujarnya.
Seperti diketahui, internal Golkar saat ini terbelah. Kubu Aburizal Bakrie menyelenggarakan Munas di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, 30 November sampai 4 Desember 2014. Setelah itu, Agung Laksono melaksanakan Munas di Ballroom Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (6/12/2014) malam dan berakhir Senin (8/12/2014) dini hari.
Selanjutnya, kedua kubu ini sama-sama mendaftarkan kepengurusan masing-masing ke Kemenkumham pada Senin (8/12/2014). Namun, kementerian belum akan menetapkannya dan menyarankan kepada kedua kubu untuk duduk bersama mencari solusi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan