Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan mengeluarkan kebijakan khusus pengurangan jam kerja bagi karyawati di lingkungan kementerian tersebut.
"Kita berikan toleransi sejam hingga dua jam bagi karyawati untuk masuk kerja," kata Ferry di Jakarta Jumat (12/12/2014).
Ferry mengatakan pihaknya telah menerbitkan surat edaran berisi kebijakan "afirmatif" jam kerja untuk kebutuhan khusus pegawai negeri sipil (PNS) perempuan ke seluruh Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Ferry menuturkan kebijakan toleransi jam masuk kerja berlaku bagi karyawati atau ibu hamil termasuk menyediakan ruang khusus menyusui (laktasi) dan penitipan bayi.
"Ruang laktasi baru ada satu rencana akan ditambah lagi termasuk disediakan tempat bermain anak," ujar Ferry.
Sebelumnya Ferry mengizinkan karyawati yang masih menyusui untuk telat masuk kerja selama tiga jam.
Ferry juga memperbolehkan seorang karyawati yang memiliki anak yang duduk di sekolah dasar (SD) untuk mendampingi saat mengikuti ujian.
"Seorang anak SD pasti membutuhkan bimbingan dan dukungan moril dari ibunya," ucap Ferry.
Namun Ferry menegaskan dirinya akan menjatuhkan sanksi kepada karyawati yang menyalahgunakan kebijakan tersebut mulai dari sanksi kepegawaian hingga hilang hak aturan toleran telat masuk kerja. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel